Mei 04 2008

Yesterday Once More

Published by Kopel Satpam under Iseng

Did you really listen to the radio when you were young? I did. I remember the  years when we only had one TV station nationwide, and radio was the thing you relied on when the TV programmes sucked.

Nowadays you may not frequently listen to your radio again. TV and Internet may occupy your head whenever it concerns entertainment and information. But certainly it is not your fault. But for those who are still trying to nurture the golden age of radio, you should listen to an old Caprenter’s song called “Yesterday Once More”. It is a sweet song as  it will bring you to the time when listening to radio was a virtue! Here below are the lyrics themselves:

YESTERDAY ONCE MORE

(By: CARPENTER)

When I was young
I listened to the radio
Waiting for my favourite song
When they played, I’d sing along
It made me smile…..

Those were such happy times
And not so long ago
How I wondered where they’d gone
But they’re back again
Just like a long lost friend
All the songs I loved so well

Every Sha-la-la-la
Every Wo-o-wo-o
Still shines
Every shing-a-ling-a-ling
That they’re startin’ to sing’s
So fine

When they get to the part
Where he’s breakin’ her heart
It can really make me cry
Just like before
It’s yesterday once more…..

Lookin’ back on how it was
In years gone by
And the good times that I had
Makes today seem rather sad
So much has changed.

It was songs of love that
I would sing to then
And I’d memorize each word
Those old melodies
Still sound so good to me
As they melt the years away.

Every Sha-la-la-la
Every Wo-o-wo-o
Still shines
Every shing-a-ling-a-ling
That they’re startin’ to sing’s
So fine.

All my best memories
Come back clearly to me
Some can even make me cry.
Just like before
It’s yesterday once more……

No responses yet

Mei 03 2008

Mencoba Mobile Blogging   

Inilah mobile blogging pertama saya menggunakan SE K618i dengan kartu AXIS. Kesan saya atas mobile blogging ini merupakan pengalaman yang unik bagi saya. Namun saya juga merasakan mobile blogging dengan kibor ponsel biasa sangat melelahkan! Hehehe… :mrgreen:

2 responses so far

Mei 03 2008

American Corner vs WC Jadul!

Tanggal 28 April lalu, aku mengantarkan seorang teman melihat2 kampus ITB, kampus di mana teman saya tersebut rencananya akan meneruskan S2-nya. Karena teman saya mencari informasi tentang program pasca sarjana yang ada, saya memisahkan diri dan berkesempatan mengunjungi perpustakaan pusat di ITB yang catnya didominasi warna ungu dan sedikit putih tersebut. Ternyata di sana ada American Corner lengkap dengan koleksi bukunya yang lumayan banyak dan baru2. Tidak ketinggalan juga di sana ada komputer2 iMac (sayang gambar komputernya tidak sempat saya shoot) berlayar LCD besar yang sewaktu2 siap digunakan secara bebas. Pendek kata American Corner adalah tempat yang nyaman untuk membaca2 sekaligus browsing2, juga kalau membawa laptop dan koneksi Internet wireless sendiri, juga nyaman berinternet ria di American Corner ini.

080428_130548.jpg

080428_130733.jpg

Namun sayang, ketika aku ingin buang air kecil, aku mencari WC di perpustakaan tersebut. Yang kutemukan ternyata adalah WC yang jadul banget! Nggak seimbang dengan American Corner yang berada di perpustakaan tersebut! Ya amplop! :mrgreen:

080428_130045.jpg

080428_130106.jpg

6 responses so far

Apr 18 2008

Otak Jepang, Otak Korea dan Otak Indonesia…..

Published by Kopel Satpam under cerita garing

Di abad ke-24 mendatang, ketika cangkok otak sudah menjadi hal yang biasa, seorang Amerika di Amerika Serikat ingin mengganti otaknya dengan otak yang baru karena otaknya yang sakit yang hanya bisa disembuhkan dengan transplantasi atau cangkok otak saja. Untuk itu ia mendatangi seorang dokter bedah.

Dokter bedah itu menawarkan tiga buah otak alternatif untuk pasien si orang Amerika itu.

“Apa perbedaan ketiga otak itu?” tanya si pasien.

“Sebenarnya sama saja. Hanya harganya yang berbeda” begitu jawab si dokter bedah.

“Oh ya?? Berapa harganya?” tanya si pasien lagi.

“Yang ini otak Jepang harganya $ 10.000. Yang ini otak Korea harganya $ 50.000. Sedangkan yang terakhir ini otak Indonesia harganya $ 100.000″ jawab si dokter.

“Lho kok otak Indonesia justru yang termahal??” tanya si pasien setengah tak percaya.

“Iya, sebab otak Indonesia ini paling mulus, sebab waktu orang Indonesia ini hidup, otaknya sangat jarang sekali dipakai! Makannya masih mulus dan tentu saja harganya paling tinggi!” Jawab si dokter dengan kalem. :D

No responses yet

Apr 17 2008

Yang Belum Ada Dari DagDigDug……

Sudah lama aku tidak menyentuh blogku yang ini, rasanya sayang juga kalau ditelantarkan, mangkannya aku bertekad untuk menghidupkan blog ini lagi. Menurutku ada dua hal yang masih kurang dari DagDigDug ini yaitu menginsert video dan juga laTeX, yang berfungsi untuk membuat rumus matematika!

$latex {a}^{2}+{b}^{2}={c}^{2}$

Tuh nggak bisa kan?? Tapi ya tidak mengapa! Mudah2an ke depannya fitur2 itu dapat dimasukkan dan untuk sementara saya akan mempostingkan hal2 lainnya di luar insert video dan rumus2 matematika! Saya sih bukan ahli matematika hanya senang saja saya menulis rumus2 matematika dengan menggunakan LaTex! Huehehehe……

Ok deh segini dulu aja…. mudah2an besok ada bahan untuk dipostingkan di blog ini…….

742 responses so far

Feb 26 2008

Jangan Kubiarkan Blog Ini Merana………

Published by Kopel Satpam under Masalah Blog

Setelah lebih dari seminggu blog ini kubiarkan statis, kini aku mencoba kembali untuk memberikan sentuhan dinamis bagi blog baruku ini. Sebenarnya aku tidak berniat untuk membiarkan blog ini tenggelam dalam kemubaziran **halaah** tetapi sebenarnya ini juga berhubungan dengan semangatku yang tengah menurun (terutama jari2ku) dalam membuat blog.

Sebenarnya ini terjadi bukan hanya di blog saya yang ini, tetapi juga pada blog saya yang utama. Saya sungguh merasakan di blog saya yang utama tersebut kualitas tulisan saya sangat-sangat menurun beberapa minggu belakangan ini. Apakah aku mulai jenuh dengan blog?? Ataukah aku yang kegitannya akhir2 ini meningkat?? (ah…. perasaan meningkatnya kegiatanku offline, tidak terlalu signifikan deh!) Atau aku hanya lelah menggerakan jari2ku di atas keyboard saja?? Wah…. nggak tahu deh….. yang jelas kualitas tulisan saya di blog utama saya tersebut, saya rasakan sangat menurun! Nah…. jikalau kualitas tulisan saya di blog utama saya tersebut menurun….. maka apa yang bisa saya tuliskan untuk blog “kedua” saya ini??

Oh…. nasib…nasib…. tapi mudah2an gejala ini hanya sementara saja, dan dalam beberapa minggu ke depan, mudah2an aku dapat menemukan semangatku kembali untuk menghentakkan jari2ku di atas keyboard…… dan aku berusaha takkan kubiarkan blog ini merana…. semoga…. :)

3 responses so far

Feb 15 2008

Hari Kasih Sayang?? Bingung Aku!!

Ya, seperti kita semua sama-sama tahu, 14 Februari kemarin dirayakan oleh banyak orang sebagai hari Valentine atau di negeri ini banyak yang menyebutnya hari kasih sayang yang nggak jelas. Berbagai macam tanggapan di berbagai blog telah muncul, ada yang menentang, ada yang mendukung, ada yang bilang haram, ada yang malu2 merayakan, ada yang cuma ikut2an, dan ada yang sikapnya pelin-pelan alias nggak jelas seperti saya! Saya tidak akan membahas hari Valentine dari sudut agama saya (Islam KTP), karena sudah banyak yang menjelaskan di berbagai macam blog dan nampaknya juga cukup banyak ragam penjelasan dari sudut pandang agama (Islam). Dan dalam kesempatan ini saya tidak akan ikut2an menghujat ataupun mendukung mereka yang merayakan Valentine (maklum sikap orang pelin-pelan ya begini! :mrgreen: ). Namun karena ini blog saya tentu saya berhak menulis apapun termasuk berpendapat mengenai hari Valentine menurut pendapat saya! Walaupun mungkin beberapa poin pendapat juga terasa agak klise alias basi :P .

Ok, walaupun dalam masalah ini saya orangnya pelin-pelan, namun tentu di titik-titik tertentu terutama secara umum (bingung ngga sih bahasanya??) saya mempunyai pendapat yang tetap mengenai hal ini. Pendapat tetap mengenai apa?? Ya, bahwasannya saya TIDAK PERNAH merayakan hari Valentine. Bukan karena alasan agama, tapi karena saya merasa merayakan Valentine tak ada gunanya, hanya buang2 duit dan waktu serta tidak menambah gengsi seseorang. Malah, hal tersebut hanya mencerminkan kekerdilan bangsa kita yang hanya ikut2an budaya barat, yang diikuti budaya yang tak berguna pula! (Walaaah…. ini jadinya bukan pelin-pelan lagi dong ya?? Hehehe….)

Saya sendiri pribadi masih bingung, walaupun saya sudah mbaca sejarah terjadinya hari Valentine dari berbagai sumber, terlepas dari sejarah hari tersebut, kenapa harus ada Hari Kasih Sayang?? Kenapa pula hari tersebut tidak disebut sebagai Hari Cinta atau Hari Nafsu?? *halaah**

Coba lihat petikan Hari Valentine dari Wikipedia berikut ini:

Valentine’s Day or Saint Valentine’s Day is a holiday celebrated on February 14. In North America and Europe, it is the traditional day on which lovers express their love for each other by sending Valentine’s cards, presenting flowers, or offering confectionery. The holiday is named after two early Christian martyrs named Valentine. The day became associated with romantic love in the circle of Geoffrey Chaucer in the High Middle Ages, when the tradition of courtly love flourished. Some of the valentine symbols include red roses, love knots, and love birds.

Coba tuh?? Definisinya seperti itu. Jadi cintanya cuma sama sang kekasih aja dong?? Sama orang tua?? (Lha, kan di sana udah ada Father’s Day dan Mother’s Day!!) Sama anak?? (Nggak ada Son’s Day dan Daughter’s Day ya??) Sama Nenek?? Kakek?? Tetangga?? Temen Kantor?? Temen Chatting?? Temen Blogging?? Kucing dan Anjing serta piaraan2 kita yang lain gimana?? Orang Miskin?? Anak Yatim?? Yah…. pokoknya banyak deh berbagai macam cinta dan kasih sayang yang diberikan kepada masing2 kelompok orang di atas.

Nah, kalau cuma dengan kekasih saja dan yang keluar cuma permintaan: “Would you be my Valentine?” Sepertinya sih lebih cocok dan lebih jujur disebut sebagai: “Hari Pacaran”, “Hari Bermesra2an” “Hari Berkencan Habis2an” “Hari Berdua2an”, yah pokoknya masih banyak deh dari yang halus seperti di atas sampai yang kasar yang silahkan cari sendiri. Yah, mudah2an, saya hanya bisa berharap, mereka2 yang merayakan hari kasih sayang, tidak hanya menjurus pada hal2 untuk berbuat mesum saja!!

Ya udah deh, saya nggak mau berkomentar lebih jauh lagi, saya nggak akan menghujat mereka yang merayakan tapi juga tidak akan mendukung mereka yang merayakan. Tapi omong2 kenapa baru merilis postingan ini hari ini?? Bukannya bagusan kemarin, sekaligus kemarin ‘kan hari Kasih Sayangnya?? Berarti sekarang sudah basi dong!! Justru itu saya mau menunjukkan bahwa Kasih Sayang tidak pernah basi!! Hari apapun kita harus menjunjung kasih sayang yang sejati kepada siapa saja!! Jangan terpengaruh oleh Hari Valentine 14 Februari. Jadi postingan ini nggak pernah basi!! Ya kan?? :P

No responses yet

Feb 13 2008

Sepuluh Kebiasaan Burukku

Published by Kopel Satpam under Narsisis

Wah, lagi2 postingan nggak bermutu. Karena belum tahu seperti apa nanti jadinya blog ini, maka untuk sementara saya postingkan dulu hal-hal yang konyol seperti ini. Mudah2an nanti ketemu format yang khas untuk blog ini.

Nah, untuk itu aku kali ini mencoba untuk menemukan kebiasaan2 burukku, mungkin bagi sebagian orang beberapa poin tidak terlalu buruk atau bahkan sangat buruk sekali. Ya mudah2an dengan identifikasi keburukan diri ini saya bisa bercermin dan memperbaiki diri sendiri (nggak janji tapinya deh! :mrgreen: )

Ok inilah 10 kebiasaan2 burukku:

  1. Kalau ngeblog dan blogwalking suka nggak ingat anak bini waktu!
  2. Suka nggak tahan kalau lihat arloji yang menarik perhatianku, pasti kubeli deh, maklum seperti yang dipostingkan dalam postingan sebelumnya aku senang sekali dengan arloji dan jam (btw, ini sifat buruk nggak ya??)
  3. Kalau debat suka nggak mau kalah, bahkan banyak orang bilang kalau aku nih maunya selalu benar saja! Nah lho!
  4. Kadang aku orangnya terlalu kasar (dalam tindakan dan perkataan) terkadang juga terlalu sensitif walaupun banyak orang bilang aku orangnya humoris. Bingung aku juga!
  5. Kalau tidur suka ngiler (tapi sekarang udah mendingan!) Huehehe….. :mrgreen:
  6. Kalau buang angin sembarangan termasuk di kantor dan kalau lagi rapat! :mrgreen:
  7. Sanggup nggak mandi selama 3 hari (kalau nggak kasihan sama keluarga dan rekan2ku di kantor mungkin bisa bertahan nggak mandi lebih lama), tapi badan tetep wangi karena selalu digelontor eau-de-parfum  atau minimal eau-de-cologne :mrgreen:
  8. Bukan itu saja: celana dalam juga bisa nggak ganti tapi cuma selama dua hari saja! Lebih dari itu untungnya belum pernah! :mrgreen:
  9. Kalau ada acara kerja bakti malesnya minta ampun!
  10. Terkadang agak narsisis, tapi untungnya nggak banget2! (anehnya aku nggak begitu senang kalau bertemu dengan orang yang narsisis! Nggak konsisten banget ya??)

 Nah, itulah 10 sifat2 buruk saya, apakah ada yang perlu benar2 dibuang atau apakah ada yang perlu dipertahankan?? Huehehehe……. :D

7 responses so far

Feb 12 2008

Blog Baru, Koloni Baru

Published by Kopel Satpam under Masalah Blog

Setelah aku ‘cukup’ berhasil dengan blogku yang lama di sini, kini aku mulai mencoba untuk mencoba blog baru dengan nuansa yang seharusnya baru pula. Tentu saja blog lamaku tidak aku tinggalkan, karena aku sudah ‘kerasan’ mengeblog di ‘benua’ WordPress. Ya, di sana aku sudah banyak berkenalan dengan teman-teman rekan blogger yang tak mungkin aku tinggalkan.

Namun, kini aku mulai mencoba untuk ‘menemukan benua baru’ dan benua yang ditemukan ini bernama ‘dagdigdug[dot]com’. Ya, membuat blog baru ibarat mendirikan sebuah koloni baru. Di blog ini, aku masih merasa ’sendiri’ dan belum banyak berinteraksi. Ya, ibarat mendirikan koloni baru, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memakmurkan koloni baru ini.

Ya, doakan saja mudah2an aku dapat berhasil mendirikan ‘koloni’ baru ini dengan baik, seperti halnya aku pernah memulai ‘koloni’ku yang lama di ‘benua’ WordPress dan kini ‘koloni’ lamaku lumayan menuai ’sukses’. Amin.

7 responses so far

Feb 11 2008

Weker Kesayanganku

Published by Kopel Satpam under Barang_Pribadi

weker_casio.jpg

Inilah weker kesayanganku. Weker ini dibeli oleh ayahku di toserba Golden Truly Fatmawati Jakarta (sekarang telah menjadi Toserba D’Best) tahun 1993. Ya, weker bermerk Casio yang dulu berharga Rp. 85.000,- ini tak terasa telah menemaniku dengan setia membangunkan aku manakala aku terlelap tidur.

Perlu diketahui bahwa aku adalah orang yang sangat suka dengan arloji dan jam termasuk jam weker. Arlojiku yang termurah adalah seharga Rp. 200.000,- bermerk Timex sedangkan yang termahal adalah bermerk Tissot dengan harga US$ 1450 ( sekitar Rp. 14 juta,-). Aku sebenarnya tidak membedakan mana jam mahal dan mana jam murah atau mana arloji mahal dan mana arloji murah jikalau aku suka pasti aku beli.

Nah, kita kembali lagi ke topik weker kesayanganku di atas tersebut. Seperti halnya dengan arloji akupun punya banyak weker sebenarnya namun inilah weker kesayanganku. Kenapa? Karena dengan harga yang relatif murah, weker ini selalu menunjukkan waktu yang tepat dan tidak pernah terlambat atau lebih cepat barang semenitpun dari mulai aku mengganti baterai baru hingga batu baterai tersebut habis dan harus diganti. Jikalau memakai baterai alkalin bisa bertahan 5 tahun jika memakai weker ini.

Ya, jadi selama 5 tahun tersebut aku tidak usah menyetelnya agar menunjukkan waktu yang tepat kembali karena weker ini tidak pernah meleset. Jikalau weker2 yang lain mungkin dalam 2-3 bulan akan dapat meleset beberapa menit dari waktu yang tepat, namun tidak demikian dengan weker ini. Tapi bagaimana saya tahu weker ini selalu menunjukkan waktu yang tepat? Mudah saja, di zaman Internet ini kita dapat selalu mendapatkan informasi waktu yang tepat, setepat jam atom melalui Internet. Jam di sistem operasi komputer kita selalu dapat disinkronisasi dengan server jam atom di Internet. Juga informasi waktu yang tepat dapat kita ketahui pula lewat beberapa stasiun televisi di saluran2 TV kabel.

No responses yet

« Prev - Next »